Acehline.id | Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem menghadiri Silaturahmi dan Dialog Bidang Politik dan Keamanan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago di Gedung Utama Kemenko Polkam, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Acara ini menjadi forum strategis yang dihadiri oleh para gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam dialog tersebut, dibahas berbagai isu penting, termasuk harmonisasi hubungan pusat dan daerah serta penguatan peran gubernur dalam menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.
Mualem mendorong agar terjadi harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, forum silaturahmi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah bersama.
“Kegiatan ini penting untuk memastikan kesamaan persepsi dan langkah antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga stabilitas tetap terjaga dan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Mualem.
Ia menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Tanpa lingkungan yang aman dan kondusif, program pembangunan di daerah akan sulit tercapai secara optimal.
Mualem juga menyatakan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus mendukung seluruh kebijakan nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan untuk mendukung pembangunan yang efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Mualem hadir didampingi Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, S.STP., M.Si, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh Bob Mizwar, S.STP., M.Si.
Acara silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor antara pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, sekaligus mempercepat kemajuan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Aceh.










