BANDA ACEH — Acehline.id | Suasana pasca-Idul Fitri langsung dimanfaatkan Pemerintah Aceh untuk “menyalakan kembali mesin birokrasi”. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, memimpin apel perdana dan mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar segera meninggalkan ritme libur dan kembali fokus pada kinerja.
Apel yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Aceh tersebut diikuti oleh jajaran kepala SKPA, pejabat struktural, hingga ASN dan tenaga non-ASN sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan setelah libur panjang.
Momentum Balik Arah: Dari Libur ke Produktif
Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa momen setelah Idul Fitri bukan sekadar kembali bekerja, tetapi menjadi titik awal memperbarui semangat pengabdian.
Ia mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan disiplin, memperkuat integritas, serta menunjukkan kinerja nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa birokrasi Aceh dituntut bergerak lebih cepat dan responsif, bukan sekadar rutinitas administratif.

Target Jelas: Percepatan Program dan Serapan Anggaran
Tak hanya soal disiplin, Sekda juga memberi sinyal kuat terkait percepatan program pembangunan. Setiap perangkat daerah diminta memastikan perencanaan matang dan eksekusi yang terukur agar target pembangunan dapat tercapai optimal.
Penyerapan anggaran juga menjadi sorotan penting, mengingat hal tersebut berkaitan langsung dengan dampak pembangunan bagi masyarakat.
Kerja Kolaboratif Jadi Kunci
Dalam situasi pembangunan yang semakin kompleks, Sekda menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan, termasuk dalam percepatan rehabilitasi dan penanganan pascabencana di Aceh.
ASN didorong untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan berdampak, sehingga hasil kerja benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Hangatnya Kebersamaan di Hari Pertama Kerja
Apel perdana ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarpegawai. Kegiatan ditutup dengan tradisi saling bersalaman sebagai bagian dari suasana Idul Fitri yang masih terasa hangat di lingkungan Pemerintah Aceh.










